Penyelidikan dilakukan di lokasi yakni di dekat Jalan Selokan Tanjung Kiri, Kampung Dukuh, Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Penyelidikan berlangsung selama lebih kurang 2 jam mulai pukul 13.30-15.30 WIB.
Sedikitnya 8 orang petugas berpakaian preman yang datang ke lokasi menggunakan mobil. Mereka melihat secara langsung lokasi kejadian yakni di dekat selokan Tanjung yang berada di tengah Kampung Dukuh. Selokan ini berdekatan dengan rumah warga dan beberapa petak sawah. Selokan tersebut juga berada di sisi timur Sungai Winongo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan penelusuran detikcom di sekitar lokasi, tempat kejadian perkara berada di tengah Kampung Dukuh. Dari Jl Bantul harus masuk ke arah barat sejauh lebih dari 300-an meter.
Jalan Selokan Tanjung Kiri tersebut menghubungkan antara Kampung Dukuh bagian utara dengan kampung bagian selatan yang tembus di Jalan depan Pasthy dan berbatasan langsung dengan Kampung Dongkelan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul.
Lokasi SD Gedongkiwo dengan lokasi berjarak lebih kurang 500-an meter. Saat itu, Senin (20/3) kemarin, korban pulang sekolah bersama teman-temannya menyusuri jalan kampung. Dia didatangi 3 pria yang mengendarai mobil dan dipaksa masuk. Korban melawan dengan cara menggigit tangan pelaku sehingga terlepas.
Secara terpisah Kanit Reskrim Polsek Mantrijeron, Iptu Wiyadi mengatakan kasus tersebut langsung ditangani Satreskrim Polresta Yogyakarta.
(bgs/try)











































