Panglima TNI dan Pangdam Pattimura Santuni Keluarga Pratu Ansar

Panglima TNI dan Pangdam Pattimura Santuni Keluarga Pratu Ansar

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Selasa, 21 Mar 2017 14:43 WIB
Panglima TNI dan Pangdam Pattimura Santuni Keluarga Pratu Ansar
Foto penghormatan untuk Pratu Ansar, Sumber: Kolonel Hasyim
Jakarta - Prajurit Yonif 726/Tamalatea, Pratu Ansar Kurniawan, gugur dalam tugas di Ambon. Kisah harunya ini ramai diperbincangkan di media sosial. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Pangdam Pattimura Mayjen Doni Monardo memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Pratu Ansar meninggalkan seorang istri bernama Fatmawati dan seorang putri bernama Alifya Fadilla Rabbani. "Almarhum baru memiliki seorang putra usia 3 bulan," kata Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Arh M. Hasyim Lalhakim, kepada detikcom, Selasa (21/3/2017).

"Pak Pangdam sudah mempersiapkan asuransi pendidikan untuk anaknya Rp 100 juta. Jadi dia bertugas sebagai satgas selama setahun dan mulau bertugas Januari kemarin. Dalam penugasan itu dia gugur dengan gagah berani," sambung Hasyim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Pangdam Pattimura, Panglima TNI juga memberikan santunan untuk keluarga Pratu Ansar. "Panglima TNI juga memberikan santunan kepada prajurit yang gugur dalam melaksankan tugas sebesar Rp 400 juta," lanjut Hasyim.

Pratu Ansar gugur dalam tugas pengamanan di Pulau Seram, Maluku, Jumat (17/3/2017) kemarin. Ia ditikam saat tengah melerai perkelahian. Ia meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Pasanea, Kecamatan Seram Utara.

"Pelaku diduga residivis yang baru keluar dari tahanan karena membunuh anak Raja Latea beberapa tahun yang lalu," katanya.

Jenazah Pratu Ansar sudah dikebumikan di Takalar pada Sabtu (18/3) kemarin. (van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads