Menurut anggota timses Ahok-Djarot, Aria Bima, lebih banyaknya Ahok aktif di media sosial akhir-akhir ini salah satunya untuk menunjukkan sisi lain seorang Ahok. Aria menyebut sebenarnya Ahok adalah sosok yang humoris bila sedang dibalik 'layar'.
"Ya placement (penempatan) saja. Kan nuansanya harus ke human interest. Kan jarang terekspos yang sisi human interest, terutama Ahok," kata Aria saat dihubungi, Selasa (21/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Aria, tidak ada segmentasi khusus yang disasar oleh Ahok terkait dengan mulai aktifnya dia di media sosial. Aria menyebut Ahok menyasar semua kalangan agar mereka mengerti sisi lain Ahok bila tidak sedang bertugas sebagai gubernur.
"Nggak juga (bila disebut menyasar segmen anak muda), mass product (produk massal) nggak segmented. Supaya semua kalangan biar mengerti. Ini orisinal saja, Ahok yang tegas dan keras dalam prinsip hal yang fungsionalis, sedangkan selain itu dia juga humoris," ujar Aria.
Aria sendiri menolak anggapan bahwa aktifnya Ahok di media sosial karena menyontek Presiden Joko Widodo, yang terlebih dulu aktif di media sosial. Dia menyebut saat ini media sosial sudah menjadi instrumen penting dalam kampanye.
"Media sosial kan instrumen untuk paslon di mana pun. Media sosial bukan cuma Jokowi saja, teknik kampanye sekarang kan media sosial sudah jadi instrumen," ujarnya. (bis/imk)











































