Timses: Lewat Medsos, Sisi 'Original' Ahok Lebih Terlihat

Pilgub DKI Putaran Kedua

Timses: Lewat Medsos, Sisi 'Original' Ahok Lebih Terlihat

Bisma Alief Laksana - detikNews
Selasa, 21 Mar 2017 14:23 WIB
Timses: Lewat Medsos, Sisi Original Ahok Lebih Terlihat
Ahok dan Djarot saat bermain basket (Dok. Instagram)
Jakarta - Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhir-akhir ini lebih sering aktif di media sosial. Beberapa kali Ahok ikut terlibat dalam syuting. Bahkan terakhir, Ahok membuat sebuah acara bernama 'Ahok Show', yang disiarkan lewat akun media sosial miliknya.

Menurut anggota timses Ahok-Djarot, Aria Bima, lebih banyaknya Ahok aktif di media sosial akhir-akhir ini salah satunya untuk menunjukkan sisi lain seorang Ahok. Aria menyebut sebenarnya Ahok adalah sosok yang humoris bila sedang dibalik 'layar'.

"Ya placement (penempatan) saja. Kan nuansanya harus ke human interest. Kan jarang terekspos yang sisi human interest, terutama Ahok," kata Aria saat dihubungi, Selasa (21/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sisi kemanusiaan di putaran pertama kemarin lebih sampai ke publik daripada menunjukkan Ahok yang humoris. Banyak hal-hal yang orisinal, nggak dibuat-buat, dan itu bagus untuk diekspos. Bukan cuma yang fungsional (sebagai Gubernur DKI) saja yang harus diketahui publik. Ahok yang tanpa jabatan ini yang seharusnya publik perlu tahu," papar Aria.

Menurut Aria, tidak ada segmentasi khusus yang disasar oleh Ahok terkait dengan mulai aktifnya dia di media sosial. Aria menyebut Ahok menyasar semua kalangan agar mereka mengerti sisi lain Ahok bila tidak sedang bertugas sebagai gubernur.

"Nggak juga (bila disebut menyasar segmen anak muda), mass product (produk massal) nggak segmented. Supaya semua kalangan biar mengerti. Ini orisinal saja, Ahok yang tegas dan keras dalam prinsip hal yang fungsionalis, sedangkan selain itu dia juga humoris," ujar Aria.

Aria sendiri menolak anggapan bahwa aktifnya Ahok di media sosial karena menyontek Presiden Joko Widodo, yang terlebih dulu aktif di media sosial. Dia menyebut saat ini media sosial sudah menjadi instrumen penting dalam kampanye.

"Media sosial kan instrumen untuk paslon di mana pun. Media sosial bukan cuma Jokowi saja, teknik kampanye sekarang kan media sosial sudah jadi instrumen," ujarnya. (bis/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads