Kronologi Perkelahian Warga yang Berujung Gugurnya Pratu Ansar

Kronologi Perkelahian Warga yang Berujung Gugurnya Pratu Ansar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 21 Mar 2017 14:12 WIB
Kronologi Perkelahian Warga yang Berujung Gugurnya Pratu Ansar
Foto: Facebook Alifya Fadilla Rabbani
Makassar - Prajurit Yonif 726/Tamalata Kodam VII/Wirabuana Pratu Ansar Kurniawan gugur dalam tugas di Maluku Tengah, Maluku. Dia berusaha melerai perkelahian warga di Desa Pasanea, Kecamatan Seram Barat, Maluku Tengah, namun malah jadi korban.

Berikut kronologi perkelahian yang berujung gugurnya Pratu Ansar berdasarkan informasi yang diterima Kodam VII/Wirabuana:

Jumat, 17 Maret 2017
Pukul 20.15 Wit

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komandan Pos Latea Sertu Sunardi menerima SMS dari Novhy yang menyatakan dirinya dipukuli adiknya, Hany. Sunardi memerintahkan 3 anggotanya, Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung untuk menjemput pelaku pemukulan.

Pukul 20.35 Wita
Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung tiba di Dusun Marehunu dengan mengendarai sepeda motor. Mereka bertemu dengan kepala dusun Elson Kakilete untuk melaporkan kejadian dan menanyakan keberadaan Hany.

Pukul 20.40 Wit
Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung menuju rumah Hany yang berjarak 30 meter dari rumah Elson. Mereka menggerebek rumah Hany, namun yang bersangkutan tak berada di rumah.

Pukul 20.50 Wit
Terdengar keributan di rumah Elson. Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung menuju lokasi. Muncul Rendy yang langsung menikam dada kiri Pratu Ansar

Pukul 21.00 Wit
Pratu Muhammad Yahya dan Prada Agung membawa Pratu Ansar ke pos

Pukul 21.45 Wit
Pratu Ansar dirujuk ke Puskemas Pasanea

Pukul 22.44 Wit
Pratu Ansar mengembuskan nafas terakhir.

Sabtu, 18 Maret 2017
Jenazah Pratu Ansar dibawa ke Takalar, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

Almarhum Pratu Ansar berada di Maluku sejak 5 bulan lalu. Anak pertamanya lahir 3 bulan lalu. "Korban tidak sempat melihat bayinya," kata Kepala Penerangan Kodam VII/Wirabuana Kolonel Inf Alamsyah kepada detikcom, Selasa (21/3/2017). (try/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads