Berikut kronologi perkelahian yang berujung gugurnya Pratu Ansar berdasarkan informasi yang diterima Kodam VII/Wirabuana:
Jumat, 17 Maret 2017
Pukul 20.15 Wit
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 20.35 Wita
Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung tiba di Dusun Marehunu dengan mengendarai sepeda motor. Mereka bertemu dengan kepala dusun Elson Kakilete untuk melaporkan kejadian dan menanyakan keberadaan Hany.
Pukul 20.40 Wit
Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung menuju rumah Hany yang berjarak 30 meter dari rumah Elson. Mereka menggerebek rumah Hany, namun yang bersangkutan tak berada di rumah.
Pukul 20.50 Wit
Terdengar keributan di rumah Elson. Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung menuju lokasi. Muncul Rendy yang langsung menikam dada kiri Pratu Ansar
Pukul 21.00 Wit
Pratu Muhammad Yahya dan Prada Agung membawa Pratu Ansar ke pos
Pukul 21.45 Wit
Pratu Ansar dirujuk ke Puskemas Pasanea
Pukul 22.44 Wit
Pratu Ansar mengembuskan nafas terakhir.
Sabtu, 18 Maret 2017
Jenazah Pratu Ansar dibawa ke Takalar, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.
Almarhum Pratu Ansar berada di Maluku sejak 5 bulan lalu. Anak pertamanya lahir 3 bulan lalu. "Korban tidak sempat melihat bayinya," kata Kepala Penerangan Kodam VII/Wirabuana Kolonel Inf Alamsyah kepada detikcom, Selasa (21/3/2017). (try/van)











































