"Sudah kita serahin ke Dinsos, punya kelainan juga dia, suka mencuri celana dalam," kata Kapolsek Pulo Merak Kompol Kamarul Wahyudi saat dikonfirmasi, Selasa (21/3/2017).
RY yang tinggal seorang diri di rumah kontrakan itu diusir pada Senin (20/3/2017) kemarin. Setelah diperiksa, dia diketahui mengidap kelainan seksual.
"Diserahin ke kita karena punya kelainan, diserahin lagi. Kita komunikasi lagi akhirnya diserahin ke Dinsos lagi," paparnya.
Saat ditanya mengenai kabar yang ramai mengenai penculikan, ia membantah hal tersebut. "Bukan, lebih ke mencuri celana dalam," papar Kamarul.
Dihubungi terpisah, Lurah Mekarsari, Hoero Sanjaya membenarkan kabar tersebut. Meski begitu ia tidak mau memperpanjang kasus yang sudah ditangani pihak kepolisian itu.
"Sudah selesai masalahnya sudah tidak ada masalah. Ya begitu lah pokoknya, namanya masyarakat merasa khawatir. Masyarakat untungnya masih toleran lah begitu," singkatnya. (try/try)











































