DetikNews
Selasa 21 Maret 2017, 12:23 WIB

Ratusan Peserta Ikut Lomba Panjat Dinding Kopassus

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Ratusan Peserta Ikut Lomba Panjat Dinding Kopassus Foto: Cici Marlina Rahayu-detikcom
Jakarta - Ratusan peserta mengikuti lomba Danjen Kopassus Sport Climbing Competition 2017. Total hadiah perlombaan ini sebesar Rp 65 juta.

Lomba dalam rangka HUT ke-65 Kopassus ini digelar di gedung Nanggala, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Para peserta yang ikut perlombaan berasal dari TNI, Polri dan warga sipil.

Ketua panitia acara yang juga komandan Detasemen Markas Kopassus, Letkol Inf Donny Pramono menyebut ada 252 peserta yang mengikuti perlombaan hingga tanggal 25 Maret ini.

"Tapi ini masih ada yang booking dalam arti mereka tetap akan ada yang mendaftar untuk mengikuti lomba ini. Jadi kita perkirakan sampai 300 peserta," ujar Donny, Selasa (21/3/2017).

Letkol Inf Donny PramonoLetkol Inf Donny Pramono Foto: Cici Marlina Rahayu-detikcom


Total hadiah yang disiapkan sebesar Rp 65 juta. Hadiah ini dibagi atas 4 kategori lomba. Perlombaan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

"Untuk hadiah kita kategorikan materinya ada empat yaitu speed track yang ada di luar, kemudian speed klasik yang di tengah, kemudian boulder, yang satu lagi leader yang sebelah kanan, jadi hadiahnya yang paling tinggi ada Rp 5 juta," tuturnya.

Ratusan Peserta Ikut Lomba Panjat Tebing KopassusFoto: Cici Marlina Rahayu-detikcom


Sebelumnya Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni mengatakan diselenggarakan lomba ini salah satunya bertujuan mencari bibit baru menjelang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

"Di sinilah para atlet boleh menunjukkan kebolehan. 'Danjen Kopassus Sport Climbing Competettion 2017' diselenggarakan untuk meningkatkan prestasi dan menyalurkan bakat dan keterampilan dalam olahraga panjat tebing, ini juga bertujuan mencari bibit baru, sekaligus penyiapan mengahadapi Sea Games dan Asian Games nanti," ujarnya.

Ratusan Peserta Ikut Lomba Panjat Dinding KopassusFoto: Cici Marlina Rahayu-detikcom


Salah satu peserta yang mengikuti wall climbing ini adalah Alamsyah Cahya, atlet nasional dari club RHC Makalu Surabaya.

"Sudah lama ikut climbing. Saya dari Surabaya, persiapannya untuk sudah satu bulan, ya berhasil tadi, kesulitannya cara pegangan pointnya dan medan wall climbingnya, ini saya lanjut ke tahap selanjutnya," kata Alam.

Ayah Alam, Dede Juniarto mengatakan anak keduanya ini sudah memiliki bakat climbing sejak kelas 1 SD. Dia sangat mendukung serta memfasilitasi minat anaknya.

"Dia mulai kecil memang tak (saya-red) alihkan ke prestasi dari mulai sepak bola, seni lukis, musik, tari, termasuk wall climbing. Dia minatnya ke wall climbing, dari sekitar umur 6-7 tahun, dari situ mulai saya coba pengaruhi ke hal lain tapi dia tetap lari ke wall climbing," ujar Dede.

Dede berharap agar hobi serta minat anaknya ini mampu membawa prestasi.

"Inginnya jangan hanya lari ke hobi tapi prestasi, biar bisa angkat sekolah, angkat negara, dia peringkat nomor 1, saat tahun 2016 dan tahun 2017 se-Indonesia, kejuaraan nasional di Babel dan di Jateng saat panjat tebing, se-Asia dia dapat juara 1 di Singapore waktu itu," tuturnya.


(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed