"Pelayanannya sudah bagus, tapi tadi saya sudah bicarakan dengan Pak Gubernur untuk meningkatkan inovasi baru terhadap pelayanan publik. Apakah itu melalui online atau sebagainya," ujar kakak kandung Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian tersebut di Griya Agung, Palembang, Senin (20/03/2017).
Menurutnya, seluruh pelayanan, baik tingkat kabupaten/kota maupun tingkat provinsi, telah berjalan dengan baik sesuai dengan standardisasi. Hanya, pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih perlu berbenah dan lebih ditingkatkan lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya perbaikan dan inovasi pelayanan melalui sistem online, pemberi layanan akan dapat bekerja maksimal tanpa harus menunggu keluhan masyarakat secara langsung.
Bukan hanya itu, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, pemerintah daerah harus meningkatkan inovasi, sarana dan prasarana, pengaduan, serta pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Terutama di layanan dasar dan rumah sakit umum daerah (RSUD), puskesmas, dan pelayanan di instansi kepolisian.
Masih menurut Diah, masyarakat dapat menyampaikan langsung keluhan terhadap pelayanan publik yang dikelola oleh Dirjen Pelayanan Publik.
Untuk inovasi pelayanan publik sendiri, Pemprov Sumsel telah masuk 35 Top Inovasi, yang diselenggarakan KemenPAN-RB pada Juni 2016, yakni dengan adanya Sistem Pelayanan Kesehatan Mata Satu Atap (SILAM-SAT), yang dimiliki oleh Rumah Sakit Khusus Mata Sumsel.
"Sumsel harus mencontoh sistem pelayanan daerah lain dalam berinovasi, sehingga dapat diterapkan di daerah. Apalagi mau ada Asian Games, ini harus lebih banyak berinovasi, karena akan banyak tamu yang datang," tutup wanita kelahiran Palembang tersebut.
Baca berita terkait Sumatera Selatan lainnya di Sini. (rvk/rvk)











































