"NasDem selalu konsisten mendukung Pak Jokowi. Di Pilpres 2014, mendukungnya dalam pemerintahan selama lima tahun. Kami konsisten memastikan janji-janji politik itu bisa terwujud dan terlaksana dengan baik dan sejauh ini monitoring kami dan evaluasi kami, Pak Jokowi cukup berhasil dan cukup diterima," ungkap Ketua DPP NasDem Johnny G Plate di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).
Keberhasilan Jokowi, disebutnya, bahkan diakui oleh dunia internasional sehingga NasDem tak ragu untuk kembali mengusung Jokowi di Pilpres 2019. Meski begitu, NasDem belum mendeklarasikan secara resmi soal dukungan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maka menjadi kewajiban kami untuk melanjutkan, meneruskan, dan mempersiapkan Pak Jokowi untuk Pilpres 2019," lanjutnya.
Pernyataan dukungan NasDem yang relatif cepat ini menyusul deklarasi Partai Golkar yang juga telah menyatakan akan mengusung Jokowi di 2019. Komunikasi antara NasDem dan partai-partai pendukung Jokowi di periode ini disebut cair sehingga tak tertutup kemungkinan kerja sama koalisi akan kembali tercipta.
"Komunikasi itu kan cair, dinamis, dan berlangsung terus-menerus. Golkar dan PDIP adalah pendukung pemerintah saat ini. Karenanya, komunikasi harus berlangsung dengan baik untuk memastikan juga bahwa pemerintahan ini berjalan dan berhasil dalam melaksanakan tugas pembangunan," tegas Johnny.
Meski begitu, pembicaraan resmi terkait koalisi untuk Pilpres 2019, menurut Wakil Ketua Fraksi NasDem tersebut, belum ada. Johnny hanya memastikan partainya akan kembali mendukung Jokowi meski partai-partai satu koalisi di Pilpres 2014 nantinya akan berpisah jalan.
"Itu kan cair, masih panjang 2019 ini. Kami memastikan bahwa kami melanjutkan dukungan itu dan untuk bisa berhasil kami sarat utamanya memberikan dukungan yang konsisten kepada pemerintahan Jokowi-JK agar berhasil dalam pembangunan," tegas anggota Komisi XI itu.
"Karena keberhasilan itu sendiri yang akan jadi alat kampanye, yang membuktikan kepada masyarakat, Pak Jokowi cocok untuk melanjutkan dan layak untuk dilanjutkan," sambung Johnny. (elz/dnu)











































