Hari Buruh
Senin 20 Mar 2017, 21:44 WIB

Polisi: Tidak Ada Laporan Angkot dan Ojek Online Rusuh di Bogor

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Polisi: Tidak Ada Laporan Angkot dan Ojek Online Rusuh di Bogor Foto: Farhan/detikcom
Bogor - Beredar kabar aksi mogok angkutan kota untuk menolak angkutan berbasis online berujung rusuh di Bogor. Hal itu dibantah oleh Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading. Dia menjelaskan tidak ada laporan seperti itu.

"Di Kabupaten Bogor belum ada laporan. Kalau Organda Kabupaten Bogor tadi sudah audiensi dengan DPRD dan Muspida," kata Dicky dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (20/3/2017).

Menurut Dicky, sudah sejak kemarin Organda Kabupaten Bogor telah sepakat untuk tidak mogok. "Karena sudah difasilitasi audiensi. Anggota polres dan polsek juga sampai saat ini masih di jalan atur lalin tapi belum ada laporan kekerasan," sambung Dicky.

Selain itu ditambahkan Dicky, seluruh anggota kepolisan siap membantu warga bila diturunkan dari angkutan yang dinaikinya. Hal itu dilakukan karena tak sedikit angkot yang berputar arah ketika sampai perbatasan kabupaten.

"Kita sih standby di perbatasan, karena angkot dari kota yang mau ke arah kabupaten disuruh puter balik oleh oknum supir angkot. Sehingga truk dalmas polres dan mobil patroli bantu angkut penumpang," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan sekitar pukul 16.30 WIB, beberapa pengemudi ojek online dihentikan secara paksa dan diambil helm untuk dihancurkan. Aksi ini tak pelak membuat penumpang ojek online menjerit histeris karena ketakutan.

Tak lama kemudian, aksi sweeping juga dilakukan ojek online di Jalan Raya Yasmin, Kota Bogor. Dua unit angkot trayek 32 rute Cibinong-Ciomas (Pagelaran) menjadi sasaran mereka.

Akibatnya, arus lalu lintas di simpang Giant Yasmin menjadi terhambat. Pengendara yang melintas terpaksa mengurangi kecepatannya.


(adf/nkn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed