DetikNews
Senin 20 Maret 2017, 21:15 WIB

Ini Kata F-PAN Soal Klarifikasi Teguh Juwarno Terkait e-KTP

Elza Astari Retaduari - detikNews
Ini Kata F-PAN Soal Klarifikasi Teguh Juwarno Terkait e-KTP Teguh Juwarno/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Anggota Fraksi PAN Teguh Juwarno disebut menerima aliran dana dalam kasus e-KTP. Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto menyatakan pihaknya sudah meminta klarifikasi kepada Teguh yang terseret dalam kasus ini saat masih berada di Komisi II DPR.

"Kami sudah panggil langsung yang bersangkutan, bahkan mas Teguh sudah 3 kali kami panggil langsung. Beliau memastikan tidak pernah terima, tidak pernah lakukan pertemuan dengan pengusaha atau pihak yang cawe-cawe proyek e-KTP," ujar Yandri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Tak hanya Teguh, Fraksi PAN juga telah meminta klarifikasi sejumlah kader yang sempar diisukan terlibat dalam kasus e-KTP meski namanya tidak masuk dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK. Yandri menyebut Fraksi PAN masih mengedepankan azas praduga tak bersalah.

"Jangan sampai masyarakat berkesimpulan bahwa nama yang beredar itu salah. PAN menganggap perlunya ada azas praduga tak bersalah, dan kami yakin mas Teguh dan lain-lainnya Insya Allah tidak terima," ujarnya.

Fraksi PAN masih terus menunggu perkembangan yang ada di pengadilan. Pihaknya berharap agar kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu dapat dibuka dengan seadil-adilnya.

"Karena menyangkut nama baik dan karakter seseorang, jangan sampai berita atau yang sudah beredar menjadi sesuatu yang tidak benar, jelaskan semua duduk persoalannya. mas Teguh siap dipanggil dan memberikan kesaksian terhadap kasus e-KTP," kata Yandri.

"Insya Allah beliau clear, dalam analisa mas Teguh pembagian uang itu ada untuk pimpinan (Komisi II periode 2009-2014) tapi tidak sampai (ke anggota), tidak terima, tidak pernah melakukan pertemuan, tidak pernah terima SMS dan telepon dari pihak-pihak itu," lanjut anggota Komisi II itu.

Meski merasa kadernya tidak bersalah, Fraksi PAN tidak akan melaporkan masalah ini ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Beberapa politikus yang disebut dalam dakwaan memang sudah ada yang melapor ke Bareskrim, salah satunya adalah mantan Ketua DPR Marzuki Alie.

"Apakah kader-kader kami akan mengikuti apa yang dilakukan pihak lain yang melakukan jalur hukum seperti melapor ke Bareskim, kami lebih menghormati peristiwa atau proses hukum yang ada di KPK sekarang. biarkan mas Teguh untuk mengklarifikasi itu di pengadilan atau KPK. Belum ada rencana kami laporkan pihak-pihak yang ditengarai melakukan pencemaran nama baik," papar Yandri.

PAN pun dipastikan akan mendukung upaya pembarantasan korupsi oleh KPK. Termasuk dalam kasus e-KTP yang menyeret banyak nama anggota DPR.

"Fraksi PAN sudah jelas mendukung penuh KPK untuk membongkar ini sedetil-detilnya setransparan mungkin tidak ada yang ditutup-tutupi. Kita mendukung penuh kerja-kerja KPK untuk menuntaskan kasus ini sampai ke akar-akarnya," kata Yandri menegaskan.
(elz/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed