Namanya Masuk di Soal Ujian SMP, Sandi Merasa Dicatut

Namanya Masuk di Soal Ujian SMP, Sandi Merasa Dicatut

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 20 Mar 2017 19:20 WIB
Namanya Masuk di Soal Ujian SMP, Sandi Merasa Dicatut
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno masuk ke naskah soal anak kelas IX SMP di Magelang, Jawa Tengah. Saat ditanya, Sandiaga sempat heran dengan pencatutan namanya.

"Oh, ada ya, di Magelang?" ujar Sandiaga dengan heran kepada wartawan yang bertanya kepadanya di Jalan Bangka IX RT 08 RW 10 Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2017).

Sandiaga menganggap pencatutan namanya tersebut masuk ke ranah politik. Dia mengingatkan semua pihak untuk tidak menyalahgunakan wewenangnya dengan hal semacam itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, kalau menurut saya, itu masuk ke ranah politik, ya. Jadi kita saling mengingatkan, jangan sampai ada penyalahgunaan seperti itu," katanya.

Sandiaga sendiri mengaku tidak memiliki hubungan dengan guru yang mencatut namanya tersebut.

"Saya nggak pernah memiliki hubungan dengan tenaga pengajar atau yang membuat soal, apalagi di Magelang," tegas Sandiaga.

Seperti diketahui, nama salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno masuk dalam naskah soal uji coba ujian nasional di Kota Magelang, Jawa Tengah. Nama tersebut ditemukan di naskah mata pelajaran bahasa Indonesia tingkat SMP kelas IX.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Taufik Nurbakin saat dihubungi melalui telepon selulernya mengaku kaget dengan adanya temuan soal yang mencantumkan nama salah satu pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Kami mengetahui adanya naskah tersebut pada hari Jumat, 17 Maret," katanya.

Dia juga sudah meminta Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Agus Sujito melakukan cross-check terhadap temuan tersebut serta menanyakan langsung kepada pembuat soal tersebut.

"Materi soal-soal yang digunakan untuk uji coba ujian nasional tingkat SMP tersebut semuanya dibuat oleh para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran se-Kota Magelang," katanya.

Pembuat soal-soal uji coba UN mata pelajaran bahasa Indonesia tersebut merupakan guru di salah satu SMP negeri di Kota Magelang. Yang bersangkutan mengakui tidak ada niat dan kesengajaan yang dikaitkan dengan unsur politik.

"Yang bersangkutan saat dimintai keterangan mengaku sangat menyesal, dan berjanji tidak akan melakukan hal yang sama di kemudian hari," katanya. (nvl/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads