"Bapak saya mau nanya, pertanyaan ini titipan dari sopir-sopir bajaj sama sopir-sopir angkot. Nah, nanti kalau misalnya bapak terpilih masalah ojek online itu gimana itu pak, ada batasan atau dinaikan," ujar Seorang warga bernama Aisyah ke Sandiaga.
Aisyah mengatakan, semenjak adanya ojek online sopir bajaj dan angkutan umum menjadi resah. "Semenjak ada ojek online, kemudian pendapatan dia (sopir bajaj dan angkot) juga berkurang gitu," tambah Aisyah ke Sandiaga
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk para pengemudi bajaj jangan khawatir, karena persaingan dengan ojek online dan lain-lain. Karena ke depan bajaj akan masuk ke dalam program OK Otrip," jawab Sandiaga ke warga.
Dengan demikian, bajaj akan menjadi angkutan pengumpan dari berbagai transportasi massal seperti TransJakarta. Sopir bajaj pun akan diberi gaji dengan upah minim pokok (UMP) Jakarta.
"Yaitu bahwa semuanya akan dikelola nanti, dan sopir bajaj akan kita langsung gaji sesuai dengan UMP sama seperti pasukan orange. Jangan takut, jadi nanti menjadi feedernya TransJakarta ya," jelas Sandiaga lagi. (nvl/imk)











































