Cegah Radikalisme, Kemristekdikti Uji Peraih Beasiswa Luar Negeri

Cegah Radikalisme, Kemristekdikti Uji Peraih Beasiswa Luar Negeri

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 20 Mar 2017 17:57 WIB
Cegah Radikalisme, Kemristekdikti Uji Peraih Beasiswa Luar Negeri
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Cilegon - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akan menerapkan psikotes bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ke luar negeri dari pemerintah. Hal itu dilakukan untuk mencegah radikalisme.

Hal itu disampaikan Menristekdikti Mohamad Nasir saat memberikan sambutan dalam acara peresmian gedung dekanat Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Kota Cilegon, Banten, Senin (20/3/2017).

"Dan bagi dosen yang sedang sekolah keluar negeri, hasilnya kemudian pulang jadi radikalisme. Maka kemudian ini akan kita lakukan psychotest training terhadap mahasiswa yang akan belajar ke luar negeri," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasir menyebut pemerintah mempunyai program beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Para peraih beasiswa diharuskan kembali ke Indonesia dan membangun pendidikan yang berkualitas.

"Jangan sampai paham radikal masuk lewat mahasiswa yang belajar ke luar negeri," kata Nasir.

Selain meresmikan gedung dekanat Fakultas Untirta, Nasir memimpin Nusantara Mengaji di Fakultas Teknik. Salah satu alasan dilaksanakannya Nusantara Mengaji di perguruan tinggi adalah menciptakan Indonesia yang tenteram dan damai. Kegiatan ini sudah dilakukan di 40 perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri di seluruh Indonesia.

Cegah Radikalisme, Kemristekdikti Uji Peraih Beasiswa Luar NegeriFoto: Muhammad Iqbal/detikcom
(try/try)


Berita Terkait