Djarot Minta Bawaslu Lebih Aktif Cegah Isu SARA di Pilgub DKI

Pilgub DKI Putaran Kedua

Djarot Minta Bawaslu Lebih Aktif Cegah Isu SARA di Pilgub DKI

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 20 Mar 2017 17:47 WIB
Djarot Minta Bawaslu Lebih Aktif Cegah Isu SARA di Pilgub DKI
Djarot di pengajian MT Annisa. (Nathania Riris Michicco/detikcom)
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Bawaslu DKI lebih aktif dalam mencegah tindakan yang sarat akan isu SARA selama masa kampanye putaran kedua. Menurutnya, Bawaslu harus bisa bergerak meski belum ada laporan.

"Bawaslu tanpa ditemui pun harusnya proaktif, tanpa dilaporin pun harus aktif, dong. Buat apa pengawas? Dia harusnya di garis depan untuk mencegah kalau ada yang menyiapkan pemaksaan kehendak," kata Djarot di Jalan Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Spanduk yang bermotif SARA pun, dikatakan Djarot, sudah tidak sesuai dengan aturan KPU. Namun dia mengaku tetap menerima tekanan tersebut dan menyerahkan kepada warga Jakarta untuk menilainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kan mengganggu, itu kan tidak sesuai dengan acuan KPU, tidak boleh ada spanduk, baliho, apalagi yang nadanya SARA, nggak boleh. Kalau kami sih nerimo," ujarnya.

"Menghadapi hal-hal seperti itu harus sabar, biar masyarakat yang menilai," sambungnya.

Melihat hal ini, Djarot pun mengutarakan kepada warga untuk bisa melihat siapa sebenarnya yang mencederai demokrasi dan siapa pihak yang sebetulnya mengganggu demokrasi.

"Pernahkah saya ke mana-mana menebar kebencian, melarang ini. Kalaupun itu dilakukan teman-teman bawah, ya tolong kasih tahu. Kami selalu kasih tahu pendukung kita supaya mereka bisa meredam kemarahan dalam pilkada," tambahnya.

"Islam nggak sangar kayak begitu. Islam itu sejuk, damai. Islam itu merangkul, bukan mukul," tutup Djarot. (imk/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads