Polisi Lakukan Digital Forensic Usut Korban Loly Candy's

Polisi Lakukan Digital Forensic Usut Korban Loly Candy's

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 20 Mar 2017 15:12 WIB
Polisi Lakukan Digital Forensic Usut Korban Loly Candys
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan kasus pornografi anak via grup facebook Loly Candy's. Korban anak-anak di bawah umur yang menjadi objek di dalam foto dan video berkonten pornografi ditelusuri oleh penyidik.

"Kami terus melakukan analisa digital forensic untuk mengidentifikasi para korban yang ada dalam foto dan video berkonten porno di grup facebook tersebut," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat kepada detikcom, Senin (20/3/2017).

Penyidik mengalami sedikit kendala dalam mengidentifikasi para korban. Selain karena tidak ada laporan langsung dari keluarga korban, ada ribuan konten pornografi anak yang harus ditelusuri satu per satu oleh penyidik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu dipahami bahwa kita menangani ini tidak ada laporan dari keluarga korban, karena mereka sendiri pun tidak mengetahuinya. Sementara di grup facebook itu ada ribuan konten yang harus kita analisa satu per satu dan itu memerlukan waktu yang cukup lama, karena kita harus amati sampi akhir video tersebut," papar Wahyu.

Saat ini, polisi baru bisa mengidentifikasi 13 korban anak di bawah umur. Para korban ini juga mendapat kekerasan seksual dari dua tersangka yakni M Bachrul Ulum (25) alias Wawan alias Snorlax dan DF alias T-Day (17).

"Kemungkinan korban bisa bertambah kalau sudah teridentifikasi," imbuhnya.

Para korban sendiri memiliki hubungan dekat dengan kedua pelaku. "Korban ini kenal dengan pelaku, keluarga dekatnya. Ada yang keponakan, ada juga tetangganya sendiri," sambungnya. (mei/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads