3 Kru Garuda Tetap Bersikukuh dengan Kesaksiannya
Selasa, 19 Apr 2005 16:58 WIB
Jakarta - Tiga awak PT Garuda Indonesia, Ramelgia Anwar, Yeti Susmiati, dan Oedi Irianto tetap bersikukuh dengan kesaksiannya seputar tewasnya Munir di pesawat Garuda rute Jakarta-Amsterdam."Keterangan masih seperti dulu. Mereka bertahan pada pendapat masing-masing," kata salah satu tim pengacara Garuda, Wirawan Adnan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa, (19/4/2005).Dalam pemeriksaan konfrontir ini penyidik memastikan terjadinya perbedaan keterangan antara Pollycarpus dan Ramelgia terkait surat izin.Menurut Wirawan, Pollycarpus tetap mengatakan bahwa dia telah mendapatkan izin sebagai security aviaton. Sementara, Ramelgia yang merupakan wakil presiden Security Aviaton merasa tidak pernah memberikan izin. "Dan, posisi saya tidak dalam memberikan keterangan mana yang lebih baik," kata Wirawan.Dikatakan Wirawan, pemeriksaan yang dilakukan terhada Ramelgia, pramugari Yeti dan petugas pantry Oedi, bertujuan melengkapi keterangan tersangka, kemarin. Khususnya terkait dengan kerancuan istilah pantry dan mini bar. "Itu masalahnya. Jadi hal itu hari ini dikoreksi," tandasnya.Selain hal itu dibicarakan juga mengenai masalah percakapan antara Pollycarpus dan Yeti di pesawat, apakah ada yang mendengar dan Yeti menyatakan tidak ada yang mendengar.Pemeriksaan terhadap tiga kru Garuda ini berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Dari pukul 12.30 WIB hingga 15.30 WIB. Namun, Ramelgia Anwar yang ke luar 15 menit setelah Yeti, Oedi dan Wirawan, enggan memberikan komentar kepada wartawan.
(umi/)











































