Hari Buruh
Senin 20 Mar 2017, 14:20 WIB

Adik Ipar Jokowi Dicecar soal Pertemuan dengan Bos EKP di Solo

Audrey Santoso - detikNews
Adik Ipar Jokowi Dicecar soal Pertemuan dengan Bos EKP di Solo Adik ipar Jokowi, Arif Budi Sulistyo (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Arif Budi Sulistyo, menegaskan pertemuannya dengan Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair di Solo tidak membahas masalah pajak perusahaan tersebut.

"Kalau tidak salah, sekitar awal November, Pak Mohan pernah ketemu dengan saya. Dia punya rencana untuk investasi lahan jambu mete dan waktu itu Pak Mohan mau ke Solo. Saya bilang, sekalian ajak Pak Rudi (teman Mohan dan Arif)," terang Arif dalam sidang lanjutan terdakwa Ramapanicker Rajamohanan Nair di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Hakim juga menanyakan kronologi pertemuan Arif dengan Mohan, sapaan akrab Ramapanicker Rajamohanan Nair.

"Seingat saya, Pak Mohan waktu itu datang ke Solo, saya jemput. Di situ ada Pak Rudi dan salah satu staf perempuannya (Mohan, red). Ketemunya di salah satu rumah makan di Solo. Rumah Makan Cianjur," ujar Arif.

Saat ditanya ulang hakim, Arif membantah membicarakan masalah pajak. "Saya ajak makan. Dia cerita mau beli lahan jambu mete. Tidak ada sama sekali membicarakan pajak," tegas Arif.

 Adik Ipar Jokowi, Arif Budi Sulistyo Adik ipar Jokowi, Arif Budi Sulistyo (Agung Pambudhy/detikcom)


Sebelumnya Rudi Prijambodo, yang menjadi saksi di persidangan, mengaku pernah terbang satu pesawat dengan Mohan serta sekretarisnya, Mustika Chairina, dari Jakarta ke Solo. Diakui Rudi juga, Mohan membawa uang tunai Rp 1,5 miliar, yang diletakkan di dua koper.

"Waktu itu saya memang sudah ada rencana pergi ke Solo karena saya mau bersama-sama pergi dengan Pak Arif ke Surabaya," ujar Rudi dalam sidang sebelumnya.

Mohan, yang mengetahui hal tersebut, menanyakan jadwal penerbangan dengan maksud ingin menyamakan jam keberangkatan.

"Mohan telepon kepada saya, menanyakan kapan ke Solo. Dia menyamai kapan saya ke sana," ucap Rudi.

Hakim Jhon Halasan saat itu menanyakan Rudi soal ada-tidaknya penyerahan sesuatu dari Mohan kepada Arif. Namun Rudi mengaku tak melihat adanya pemberian.

Rudi menuturkan, saat tiba di Bandara Adi Soemarmo, Solo, mereka sempat satu mobil menuju tempat makan. Rudi melihat Mohan tak pernah melepaskan dua koper berisi uang tersebut dari tangannya.

"Sampai bandara, kita makan. Dia menceritakan tentang kacang mete, dia berencana mau bangun pabrik, saya diajari pasaran kacang mete. Saya tahu ada koper, tapi sampai pulang (pisah hotel, red) dipegangi terus kopernya," jelas Rudi.

Sehabis makan, Rudi-Arif dan Mohan-Mustika pun berpisah. Rudi menambahkan saat itu dia tak melihat ada koper berisi uang milik Mohan di mobil Arif.
(aud/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed