Warga 'Berkebun' di Bahu Jalan yang Tak Kunjung Diperbaiki

Warga 'Berkebun' di Bahu Jalan yang Tak Kunjung Diperbaiki

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 20 Mar 2017 02:14 WIB
Warga Berkebun di Bahu Jalan yang Tak Kunjung Diperbaiki
Warga 'berkebun' di bahu jalan. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Puluhan warga Desa Cimanggu, Sukabumi, Jawa Barat, 'berkebun' di bahu Jalan Palabuhan II. Mereka mengumpulkan tanah dan menanam berbagai pohon di atasnya.

Para warga itu kesal karena kondisi jalan yang rusak tidak segera diperbaiki. Mereka mengklaim perbaikan jalan tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Warga 'Berkebun' di Bahu Jalan yang Tak Kunjung DiperbaikiWarga 'berkebun' di bahu jalan. (Syahdan Alamsyah/detikcom)


"Kami kesal, sudah banyak kecelakaan terjadi di ruas jalan ini. Tidak hanya pengendara motor, tapi juga truk-truk barang banyak yang terjungkal karena kondisi jalan yang rusak parah," kata seorang warga bernama Dudin saat ditemui di lokasi, Minggu (19/3/2017).

Dudin menyebut ruas jalan tersebut kerap dilewati kendaraan besar angkutan barang ke sejumlah pabrik di wilayah Kecamatan Cikembar. Dia menduga aspal yang melapisi jalan tidak sebanding dengan berat kendaraan yang melintas.

"Makanya percuma, belum setengah tahun ditambal sudah rusak lagi. Karena berat kendaraan yang melintas tidak sebanding dengan kekuatan jalan, makanya sudah ditambal nggak lama kemudian rusak lagi," lanjutnya.

Warga 'Berkebun' di Bahu Jalan yang Tak Kunjung DiperbaikiWarga 'berkebun' di bahu jalan. (Syahdan Alamsyah/detikcom)


Sekitar 1 kilometer jalan mengalami kerusakan parah. Posisi jalan yang ditanami pohon pisang dan tanaman oleh warga adalah ruas jalan yang kerusakannya paling parah.

"Kami meminta pemerintah untuk segera melakukan perbaikan. Jika tidak, nanti kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi," ucapnya.

Warga hanya menutup setengah badan jalan sehingga masih bisa dilintasi kendaraan roda empat dan roda dua. Sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi. (dhn/dhn)


Berita Terkait