DetikNews
Minggu 19 Mar 2017, 17:32 WIB

Gubernur Alex Noerdin: 13 Proyek Strategis di Sumsel Lancar

Raja Adil Siregar - detikNews
Gubernur Alex Noerdin: 13 Proyek Strategis di Sumsel Lancar Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Jakarta - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengumpulkan semua instansi di bawah kepemimpinannya termasuk juga stakeholder pada Sabtu malam (18/3/2017) kemarin. Pertemuan yang digelar di Griya Agung jalan Demang Lebar Daun Palembangitu dilakukan untuk membahas persiapan proyek strategis Nasional Provinsi Sumatera Selatan.

Gubernur Alex ingin mengetahui sejauh mana progres masing-masing instansi terhadap proyek infrastruktur Nasional yang akan di bahas bersama Presiden Joko Widodo pada Selasa (21/03/2017) lusa di Istana Presiden.

Gubernur Alex Noerdin: 13 Proyek Strategis di Sumsel Lancar Foto: Raja Adil Siregar/detikcom


Sejak 2014, Sumsel memiliki 13 proyek infrastruktur nasional yang harus dikebut hingga 2019 mendatang. Adapun dari ke 13 proyek yang telah dikerjakan, 9 di antaranya telah berjalan lancar tanpa mengalami hambatan berarti. Seperti pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya, jalan tol Pematang Panggang-Kayu Agung, jalan tol Palembang-Tanjung Api Api, jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung, kereta api Prabumulih-Kertapati, kereta api Kertapati-Simpang Tanjung Api-Api, kereta api Tanjung Enim-Tanjung Api Api, kereta api Palembang-Jambi, termasuk Light Rail Transit (LRT).

"Lusa akan ada rapat bersama Presiden terkait program prioritas nasional yang ada di Sumsel. Melaporkan apa-apa saja masalah yang dialami, itu semua harus dilaporkan agar difikirkan bagaimana solusinya," kata Alex Noerdin.

Gubernur Alex Noerdin: 13 Proyek Strategis di Sumsel Lancar Foto: Raja Adil Siregar/detikcom


Adapaun 4 proyek infrastruktur yang masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) Pemprov Sumsel, yakni bendungan Komering II (Tiga Dihaji), Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api dan Tanjung Carat, Institut Olahraga Indonesia dan Rumah Sakit Umum Provinsi Sumsel. Dengan mencari solusi terhadap pembebasan lahan yang dinilai dapat menghambat percepatan pembangunan.

Menurutnya, 9 proyek strategis nasional di Sumsel berjalan lancar, meskipun 4 di antaranya masih mengalami kendala (lambat) karena terhambat pembebasan lahan, pengalihan pengerjaan hingga biaya yang terbatas.

"Semua pengerjaan berjalan lancar, hanya saja terjadi sedikit masalah terhadap pembebasan lahan, siapa yang mengerjakan dan terbatasnya APBD Sumsel," imbuhnya.

Untuk pembangunan Institut Olahraga Indonesia hanya terkendala pada siapa yang mengerjakan, di mana semula di bawah Kemenristekdikti namun saat ini telah diambil alih Kemenpora. Sementara untuk proyek RSU Provinsi Sumsel bukan dikarenakan lahan atau pengerjaan kontruksi bangunan. Namun dikarenakan terbatasnya anggaran APBD, di mana dari kebutuhan total Rp 900 miliar untuk pengadaan alat kesehatan, tetapi dana yang ada pada tahun depan baru mencapai Rp100 miliar. Sehingga butuh adanya tambahan dana untuk pengadaan alkes tersebut.

Namun demikian, mantan bupati Musi Banyuasin (Muba) ini otimistis pengerjaan keseluruhan RSU dapat rampung pada 2018 mendatang. Termasuk mempersiapkan tenaga medis dan operasional jelang perhelatan olahraga Asean Games.

"Insyallah 2018 RSU Sumsel akan selesai. Kemungkinan pada tahun 2017 ini sudah dapat digunakan, tinggal memikirkan bagaimana mempersiapkan tenaga medis dan operasionalnya saja, " tutup Alex.

Baca berita Sumatera Selatan lainnya di Sini.
(try/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed