Disambar KA Argo Muria, Warung Remang-remang Tetap Beroperasi

Disambar KA Argo Muria, Warung Remang-remang Tetap Beroperasi

- detikNews
Selasa, 19 Apr 2005 15:58 WIB
Jakarta - Meski para tamu dan PSK (pekerja seks komersial) disambar KA Argo Muria, warung remang-remang yang ada di pinggir rel Gunung Antang, Jatinegara tetap beroperasi. Pemilik warung remang-remang tidak kapok. "Tetap buka dong," kata Ahmad, salah seorang warga yang memiliki gubuk di pinggir rel antara Jatinegara-Manggarai itu saat ditemui detikcom, Selasa (19/4/2005). Ahmad mengaku dirinya dan warga lainnya tidak takut dan khawatir pasca insiden yang menewaskan 6 orang dan melukai 9 orang itu. Menurut Ahmad, insiden seperti itu sudah biasa.Memang, korban terbesar akibat disambar KA baru kali ini. "Kalau cuma keserempet atau ketabrak itu sudah biasa. Satu atau dua orang meninggal, biasa saja itu," ujar dia. Ahmad menilai kejadian seperti itu sudah menjadi risiko hidup. Karena itulah, dia akan tetap membuka warungnya malam nanti. Pemantauan detikcom, pukul 15.40 WIB, situasi di lokasi masih sepi. Biasanya, lokasi ini baru ramai setelah pukul 19.00 WIB. Tempat ini memang diakui Ahmad juga tempat lokalisasi. Tarif 10 Ribuan Di kawasan dekat rel ini, Ahmad hanya memiliki satu gubuk dan warung tenda kecil. Di tempat ini memang banyak warung serupa. Ukurannya memang tidak, sekitar 2 meter x 3 meter. Warung ini dibuka hanya malam hari. Karena itulah, disebut warung remang-remang. Bila siang hari, lokasi ini sangat sepi. Tidak ada keramaian. Kegiatan baru dimulai pukul 19.00 WIB. Situasi bisa sangat ramai. Karena di lokasi ada pesta musik, jadi tempat mangkal PSK, dan warung minuman. Menurut Ahmad, para tamu yang datang ke tempat ini beragam. Bila petang, PSK yang datang lebih banyak berusia 30 tahunan ke atas. Sedang, di malam hari di atas pukul 21.00 WIB, PSK yang datang lebih banyak dari kalangan ABG. Yang datang ke lokasi ini, jelas lebih banyak orang kelas bawah. Tamu-tamu yang ingin mencari PSK juga orang-orang yang berkantong tipis. "Di sini, tarif PSK cumaRp 10 ribu," ujar Ahmad berbisik. Di rel yang menjadi lokasi kejadian, saat ini masih banyak ceceran darah. Sangat jelas terlihat bekasnya, meski sudah mengering. Pecahan-pecahan gelas juga masih terlihat. Sandal wanita yang menjadi korban juga masih dibiarkan begitu saja. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads