Foto: Hakim Ghani-detikcom |
Akibat longsor tersebut, penumpukan kendaraan terjadi baik dari Bandung menuju Garut, maupun sebaliknya. Material longsor berupa lumpur dan bebatuan masih menggenangi badan jalan hampir setinggi 3 meter dengan panjang hingga 200 meter.
Foto: Hakim Ghani-detikcom |
Sementara itu, pantauan detikcom di lapangan, hingga Minggu (19/03/2017) pagi, alat berat belum terlihat disekitar area longsor, para pengguna jalan pun mengaku kecewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Hakim Ghani-detikcom |
Guna mengurangi volume tumpukan kendaraan, sejumlah warga setempat lebih memilih menantang bahaya dengan bergotong royong meyebrangkan kendaraan dan barang-barang milik warga yang ingin melintasi lokasi longsor. Padahal, tumpukan lumpur tersebut cukup tinggi dan licin untuk dilalui.
Mereka menyebrangkan kendaraan dengan alat-alat seadanya, seperti dengan memanfaatkan reruntuhan batang pohon yang tergerus longsor. Sedangkan, beberapa warga lainnya tidak ambil resiko dengan menyeberang melintasi persawahan. (nkn/nkn)












































Foto: Hakim Ghani-detikcom
Foto: Hakim Ghani-detikcom
Foto: Hakim Ghani-detikcom