"Kenapa PAN baru deklarasi sekarang dibanding awal-awal? Kita nggak mau sekadar deklarasi. Kita ingin deklarasi lalu menang. Kita bergerak dari bawah ke atas untuk satu, yaitu kemenangan Anies-Sandi," kata Eko di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakut, Sabtu (18/3/2017).
Pria yang akrab dikenal dengan nama Eko 'Patrio' ini mengatakan dukungan yang disampaikan oleh DPW ini sudah diamini oleh para senior PAN. Selain itu, dukungan serupa akan disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengamininya sekarang. Bang Anies, Bang Sandi, saya ingin menginformasikan, Ketua DPP insyaallah pada Rabu (22/3) akan melegalkan dukungan yang diberikan oleh DPW," sambungnya.
Selain itu, Eko menjelaskan alasan deklarasi dukungan ini digelar di Jakarta Utara. Menurutnya, Jakarta Utara adalah titik awal perlawanan dari gubernur petahana.
Dia mengungkit perlawanan dari masyarakat di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakut, yang dinilai menjadi momentum perlawanan tersebut. Meski demikian, ia mengaku miris karena perolehan suara dari Anies-Sandi di Jakut masih kalah.
"Kenapa PAN deklarasi dukungan di Jakut, bukan di Jaksel atau daerah lainnya, (karena) rakyat bergerak dari utara. Dari Akuarium. Kita DPW dan DPD sepakat untuk tertuju ke utara. Karena perlawanan ada di utara. Akuarium melawan untuk melawan kezaliman dari pemimpin yang sekarang," tutur Eko.
"Ketiga, saya miris, perlawanan dari utara justru kita kalah banyak Anies-Sandi di utara. Saya mengajak semuanya, dari kekalahan kita, kalau tidak salah 115.464 itu kita kalahnya di utara. Mulai besok kita balikin, 115 (ribu) kita yang menang. Kita akan kawal Jakarta jadi pemenang," imbuh anggota Komisi X DPR RI ini.
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom |
"Di Jakarta Utara kita defisit suara. Sampaikan pada saudara bahwa pada 15 Februari kemarin kita latihan mencoblos. Angka 115 ribu yang tadi disebut insyaallah akan berbalik," tutur cagub Anies. (jbr/rna)












































Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom