"Kalau operasi masih berjalan. Jadi dari 12 orang yang direncanakan operasi, ini masih berjalan terus operasinya," kata Kepala Manajemen Bisnis RSPP Indra Maulana saat dihubungi, Sabtu (18/3/2017).
Indra menyebutkan pasien yang menjalani operasi sebelumnya berjumlah 11 orang. Namun satu korban akhirnya dibawa ke rumah sakit karena mengalami pembengkakan kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi para korban membutuhkan waktu 2-3 jam. Kesemua korban mengalami patah tulang kaki.
"Observasi (5 pasien) masih berlangsung. Kalau sudah tidak ada kondisi yang mengkhawatirkan, hari ini boleh pulang," kata Indra.
Lift di Blok M Square jatuh sekitar pukul 12.45 WIB, Jumat (16/3). Lift yang berkapasitas 24 orang itu disesaki 35 orang, sehingga akhirnya jatuh.
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono sebelumnya mengatakan pihak Blok M Square akan bertanggung jawab terhadap korban jatuhnya lift. Penelusuran terkait dengan penyebab pasti jatuhnya lift tengah dilakukan.
"Tentu bahwa pihak Blok M Square sudah menyatakan bertanggung jawab untuk semua kejadian ini, dan penanganan semua korban sakit, baik yang berat, sedang, dan ringan," kata Soni saat meninjau lokasi, Jumat (17/3).
Sedangkan Kanit Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Hermanto sebelumnya menyebut ada 6 orang yang diperiksa. Dari empat orang dari pihak Blok M Square, dua orang mengetahui kejadian itu.
(fdn/try)