"Sering makan di sini ngobrol. Kalau makan jam 22.00 WIB abis narik," kata sang penjual nasi goreng, Rama (20) saat berbincang dengan detikcom di kompleks tempat tinggal Indra di Jl Kemenyan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orangnya baik, ramah, suka becanda. Seneng ngomongin politik. Ngeluh masalah narik dan biaya hidup. Kayak, 'narik sepi ujan mulu bang'," ujar Rama seraya mencontohkan omongan Indra.
Rama sendiri mengaku kaget mendengar berita meninggalnya Indra. Sebab dua hari lalu, Indra sempat bergurau dengan Rama selepas membeli rokok di warung dekat rumahnya.
"Dua hari lalu, abis beli rokok ngobrol dulu," ucap dia.
Aksi nekat gantung diri Indra sempat menggegerkan jagat dunia maya. Ia melakukan live atau siaran langsung lewat akun Facebook-nya, Jumat (17/3). Sebelum tewas, Indra diketahui cekcok dengan istrinya.
Jenazah Indra hingga dini hari tadi belum diambil pihak keluarga di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Kabarnya, jenazah Indra akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut. (knv/elz)











































