DetikNews
Sabtu 18 Maret 2017, 01:10 WIB

KH Hasyim Muzadi di Mata Said Aqil: Sahabat dan Pemimpin Teladan

Nathania Riris Michico - detikNews
KH Hasyim Muzadi di Mata Said Aqil: Sahabat dan Pemimpin Teladan Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
FOKUS BERITA: KH Hasyim Muzadi Wafat
Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengungkapkan rasa kehilangannya atas kepergian KH Hasyim Muzadi. Dia menyebut Kiai Hasyim sebagai salah satu tokoh terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa.

Seperti dilihat detikcom, Said Aqil mencurahkan isi hatinya tentang sosok mantan ketum PBNU itu lewat kultwit di Twitter, Jumat (17/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Dia memuji sikap Hasyim Muzadi yang menjadi teladan semasa hidupnya.

"Kita kembali kehilangan salah satu tokoh terbaik, KH Ahmad Hasyim Muzadi adalah sosok panutan yang telah banyak meninggalkan uswah hasanah," ujar Said Aqil lewat akun Twitter-nya, @saidaqil, seperti dilihat detikcom, Sabtu (17/3/2017), pukul 00.40 WIB.

Menurut Said Aqil, Kiai Hasyim adalah sosok tokoh NU yang berkhidmah mulai tingkat ranting hingga PBNU. "Dedikasi Hasyim Muzadi untuk NU sangat luar biasa dan tidak pernah surut," sebutnya.

Kepemimpinan Hasyim Muzadi, dipaparkan Said Aqil, tidak perlu diragukan lagi terutama kiprahnya dalam mengayomi umat, mendampingi warga dan mengurus NU. Selama meneruskan tongkat estafet kepemimpinan NU dari Gus Dur pun, mantan anggota Wantimpres itu disebut dapat melaluinya dengan baik.

Bagi Saiq Aqil, Hasyim Muzadi juga menjadi sosok sahabat dan pemimpin teladan.

"Kiai Hasyim Muzadi, bagi saya tidak sekedar sosok pemimpin, tapi menjadi sahabat yang baik. Saya sepuluh tahun mendampingi beliau, ketika (Kiai Hasyim) berkhidmat sebagai Ketua PBNU. Ketika itu, Kiai Hasyim menjadi Ketua Umum PBNU terlebih lagi beliau meneruskan itu bukan perkara mudah, namun dapat beliau lalui dengan baik," cuit Said Aqil.

Saiq bercerita, dia sering bertugas untuk medampingi atau mewakili Kiai Hasyim saat ia masih menjadi wakil di PBNU, khususnya di negara-negara Timur Tengah saat Kiai Hasyim menjadi Ketum PBNU. Pergaulan tokoh besar itu pun menurut Said sangat luas dan luwes.

"Kiai Hasyim bukan hanya milik nahdliyyin saja, namun juga aset bangsa ini, bahkan dunia," kata dia.

"Ulama dari berbagai negara mengenal baik Kiai Hasyim karena diplomasinya membawa misi NU. Sampai sekarang, saya masih ingat betul teladan, gagasan dan tindakan beliau semasa menjadi Ketua Umum PBNU," sambung Said.

Hubungannya dengan Kiai Hasyim pun menurut dia tidak hanya sekedar interaksi organisasi, namun juga persahabatan yang tulus serta pengabdian bagi negeri. Di akhir kultwinya, Said Aqil mendoakan agar sang sahabat bisa tenang dan diberi jalan yang lurus menuju Sang Pencipta.

"Semoga Kiai Hasyim Muzadi mendapatkan maghfirah dan lempang jalan cahaya menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala. Alfatihah," tutupnya.
(nth/elz)
FOKUS BERITA: KH Hasyim Muzadi Wafat
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed