"Di sini (buku data jenazah) tercatat datang pukul 16.40 WIB," ujar seorang petugas Tata Usaha Instalasi Forensik RS Fatmawati kepada detikcom, Jumat (17/3/2017).
Pihak rumah sakit, menurutnya, sedang menunggu pihak keluarga untuk menjemput jasad Indra pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, tempat instalasi jenazah tampak sepi. Hanya ada seorang petugas satpam yang berjaga, dua petugas tata usaha dan dua petugas kamar mayat di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Hermanto sebelumnya mengatakan Indra diketahui cekcok dengan istrinya, DF, di rumahnya, Jl Kemenyan Nomor 5 RT 08 RW 05, Jagakarsa, Jaksel. Cekcok ini kemudian diselesaikan di rumah ketua RT setempat.
"Lalu, pada sekitar jam 13.30 WIB, anak korban menemui ketua RT mengajak ke rumah korban. Namun sesampainya di dalam rumah korban, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung," ujar AKBP Budi.
Indra tergantung di tali tambang berwarna biru yang diikatkan di kayu plafon dan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Penemuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Jagakarsa.
(aud/fdn)











































