"Kami sudah bekerja sama sebelumnya dengan dinas UMKM untuk menerbitkan kartu khusus untuk pedagang. Yang seperti ini, pedagang pasar maupun pedagang warteg, PKL, ada kartu khusus," kata Djarot di Jalan Bakti Tanggul, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (17/3/2017).
Djarot sudah bekerja sama dengan Bank DKI untuk memberi modal kepada pedagang. Pedagang akan dibagi dua kategori, yakni pedagang basah dan pedagang kering.
"Kartu dari namanya ada kartu pedagang basah dan pedagang kering," ujar Djarot.
Djarot menuturkan pedagang basah akan mendapatkan kartu berwarna hijau. Hal itu meliputi pedagang pasar tradisional yang menjual sayur-mayur. Sedangkan warna kartu untuk pedagang kering belum ditentukan.
"Kalau pedagang kering, termasuk warteg, itu bisa saja nanti warnanya ungu, oranye, atau merah," tuturnya.
Djarot mengatakan sudah mengembangkan warteg-warteg pinggir jalan. Dia menyebut ini sebagai satu langkah konkret keberpihakannya kepada ekonomi skala kecil. (imk/imk)











































