"Yang paling pertama, ini kondusif. Saya minta tolong dipertahankan," kata Tito di Masjid Al Husna Jalan Enggano Raya, Tanjung Priok, Jakut, Jumat (17/3/2017).
Tito mengatakan dalam demokrasi harus mengedepankan aspek kebebasan. Kampanye adalah hak yang dipunyai oleh pasangan calon dan tim sukses. Namun, Tito mengimbau jangan sampai ada pelanggaran hukum seperti misalnya pemaksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkampanye silakan-silakan saja. Namanya berdemokrasi, silakan masing-masing paslon dan pendukungnya menjual dan menawarkan programnya seperti apa. Dan rakyat, diberikan kesempatan, kebebasan untuk memilih sesuai pilihan mereka masing-masing," ujar Tito.
"Yang penting jangan sampai terjadi pelanggaran hukum, pemaksaan, tekanan. (Kalau sampai ada) berarti kita belum dewasa dalam berdemokrasi," sambung mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) itu. (jbr/rna)











































