Djarot prihatin melihat kondisi rumah warga yang belum beralas keramik. Ia mengatakan akan mencetuskan pasukan merah guna merehabilitasi rumah warga tersebut.
"Ada program baru, dicetuskan bahwa ada pasukan orange, kuning, hijau, ungu, nah ini kita akan buat pasukan merah yang khusus kita tugasnya sebagai tukang memperbaiki rumah kumuh terutama atap dan pasang keramik," kata Djarot ketika ditemui di Jalan Tapoz, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap kelurahan akan kita rekrut 20 orang pasukan merah, yang nanti akan membikin atap rumah sama keramik, komposisinya bervariasi kita bagi 10 orang untuk buat keramik dan melur, 10 lagi nanti yang ngurusin atap bocor," ujarnya.
Djarot mengatakan Tim Merah yang direkrut harus berdomisili di kelurahan setempat. Ia menjanjikan gaji UMR, jaminan kesehatan, serta pendidikan bagi anaknya.
"Kita rekrut tapi dengan keahlian khusus, nanti ada masing-masing lingkungan akan mengajukan pasukan merah, ada di setiap kelurahan kayak PPSU dan harus bertempat tinggal di kelurahan tersebut," ujarnya.
"Yang perlu pokoknya bisa baca tulis, sehat, serta mau jadi bekerja itu, ini program ketika saya aktif lagi," tutupnya. (imk/imk)











































