Simulasi yang diikuti tim gabungan polisi jalan raya (PJR), Sabhara, termasuk personel TNI ini digelar di Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang.
Dalam simulasi, tim gabungan memperagakan skenario pengejaran terhadap pelaku kejahatan. Ini sekaligus untuk memastikan kesiapan pengamanan di Sumsel menjelang pelaksanaan Asian Games 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom |
Saat simulasi pengunjung sempat dikejutkan dengan baku tembak tim gabungan ketika pelaku mencoba menghalangi iring-iringan mobil pejabat.
Dengan sigap, tim PJR langsung merapat dan melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku dapat dilumpuhkan.
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, kegiatan dilakukan untuk memaksimalkan pengamanan kepada warga. Latihan ini sangat berguna untuk kesiagaan personel polisi.
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom |
"Ini baru latihan selama tiga hari, tapi hasilnya sangat memuaskan. Melalui latihan ini, kami (personel Polda Sumsel, red) akan meningkatkan keamanan pada warga Sumsel," ujar Agung di lokasi Jumat (17/3/2017).
Selain itu, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Pangdam II Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, Lanud SMH Palembang dan para pengemudi yang akan membawa rombongan pejabat yang berkunjung di Sumsel.
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom |
"Penanganan kejahatan itu butuh keterlibatan semua pihak, tidak hanya kepolisian. Untuk itu kerja sama antara Polda, Pangdam, Kejati dan lanud sangat dibutuhkan," imbuhnya.
Tidak hanya simulasi penanganan pelaku kejahatan, ada juga test drive yang dilakukan Polwan dari Polda Sumsel untuk menunjukkan berkendara dengan aman di jalan raya dan penampilan baris-berbaris dari polisi cilik Kabupaten Muara Enim. (fdn/fdn)












































Foto: Raja Adil Siregar-detikcom
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom