Rapat pemberantasan mafia tanah ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. Rapat dilakukan di Rupatama Mabes Polri Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017).
"Kita akan menggenjot mafia tanah. Tim terpadu ini, antara Polri dan BPN, untuk menangani mafia pertanahan. Kedua, tim ini untuk melakukan langkah-langkah menekan pungli," ujar Tito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Bartanius Dony/detikcom |
"Kami minta dukungan kepolisian, tuntaskan saber pungli. Dan terus lakukan perbaikan sistem," imbuh Sofyan.
Bahkan, dikatakan Sofyan, mafia tanah ini bisa bermain dalam ranah hukum. "Bentuknya macam-macam, mulai pemalsuan dokumen hingga ke hukum," ujar Sofyan.
"Tujuan akhir, kalau mafia tanah bisa kita perangi, masalah yang rumit bisa hilang," pungkas Sofyan. (brt/rna)












































Foto: Bartanius Dony/detikcom