Ditanya Catatan Uang Miliaran, Chairuman: Dari Usaha Pom Bensin

Sidang Korupsi e-KTP

Ditanya Catatan Uang Miliaran, Chairuman: Dari Usaha Pom Bensin

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 16 Mar 2017 19:26 WIB
Ditanya Catatan Uang Miliaran, Chairuman: Dari Usaha Pom Bensin
Suasana sidang e-KTP (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Chairuman Harahap mengaku catatan tulisan tangannya soal duit miliaran rupiah adalah terkait investasi bisnisnya, bukan dari hasil korupsi e-KTP. Mantan Ketua Komisi II DPR itu mengaku memiliki bisnis di berbagai bidang.

"Dari usaha saya, Pak. Pom bensin di Gunung Tua satu dan Tebing Tinggi satu, sama kebon sawit, kebon karet di kampung, Pak. Sekitar 160 hektare," kata Chairuman menjawab pertanyaan jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).

Jaksa KPK lalu menanyakan tentang catatan pembukuan pom bensin Chairuman tertulis keuntungan rata-rata Rp 40 juta per bulan. Namun Chairuman menyebut itu catatan lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu yang lama, Pak (keuntungan rata-rata Rp 40 juta per bulan). (Yang baru) Rp 150 juta, Pak. Ya di antara lain, dari bisnis-bisnislah, usaha-usahalah kita kadang ada dagang sama kawan-kawan," ucapnya.

Sebelumnya, majelis hakim menanyakan adanya bukti tulisan tangan di rumah Chairuman soal duit Rp 1,2 miliar. Selain itu, ada pula catatan lain dengan nilai Rp 3 miliar.

Chairuman membenarkan soal tulisan tangan itu. Namun dia menegaskan catatan itu terkait dengan investasi. Catatan itu, menurut Chairuman, ditulis oleh keponakannya bernama Rida.

"Itu memang saya investasikan ada uang saya. Saya investasikan. Rida yang menerima uang itu, artinya Rida itu menerima uang dari saya untuk diinvestasikan supaya bisa diputar," terang Chairuman.

Dalam dakwaan jaksa, Chairuman Harahap disebut ikut menikmati aliran dana proyek e-KTP sebesar USD 584 ribu dan Rp 26 miliar. Uang tersebut diterima Chairuman saat masih menjabat Ketua Komisi II DPR. (dhn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads