Go-Jek di Solo Hanya Boleh Layani Go-Food

Go-Jek di Solo Hanya Boleh Layani Go-Food

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 16 Mar 2017 18:31 WIB
Go-Jek di Solo Hanya Boleh Layani Go-Food
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Manajemen pusat Go-Jek diminta datang ke Solo untuk turut andil mengatasi konflik Go-Jek dengan angkutan konvensional di Solo. Sebab, jika tidak segera diatasi, konflik dikhawatirkan terulang. Sedangkan untuk sementara Go-Jek di Solo hanya diperbolehkan melayani Go-Food hingga ada regulasi yang jelas.

Pada audiensi Kamis (16/3/2017) siang, yang diikuti seluruh pemangku kepentingan, perwakilan manajemen Go-Jek Solo Raya memang hadir. Namun pihaknya tidak dapat memberikan keputusan apa pun dan harus berkoordinasi dengan manajemen pusat terlebih dahulu.

Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo menginginkan adanya pertemuan lanjutan pada pekan depan. Dalam audiensi pekan depan, Kapolres berharap Pemkot Surakarta maupun manajemen Go-Jek menyiapkan materi yang akan didiskusikan lebih mendalam, di antaranya tentang kajian batas-batas pengoperasian angkutan konvensional maupun online.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Bakharuddin Muhammad Syah, yang hadir dalam acara tersebut, meminta kedua pihak mematuhi arahan Wali Kota bahwa untuk sementara Go-Jek hanya melayani Go-Food, sambil menunggu regulasi yang jelas.

"Seluruh sopir angkutan juga mematuhi aturan berkendara. Spion harus sesuai, surat-surat, SIM harus hidup, tidak ada yang pakai knalpot racing. Dengan begitu, semua masyarakat terlayani dengan baik," tutupnya.

Seperti diberitakan, konflik terbuka Go-Jek dengan pengemudi angkutan umum terjadi di Solo, Rabu (15/3) kemarin. Bentrokan terjadi di dua titik, yakni di depan Balai Kota dan dekat Stasiun Purwosari. (mcs/mcs)


Berita Terkait