Djarot meminta Pemprov DKI tak takut pada kritik dan ancaman tersebut. "Apa pun yang kita lakukan untuk kebenaran dikritik. Saya kan nonaktif, kalau saya aktif, itu nggak ada urusan. Itu kan juga melanggar aturan Bawaslu, ya nggak boleh dong," kata Djarot di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (16/3/2017).
"Pemerintah tidak boleh takut terhadap ancaman-ancaman," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Eksekutif) untuk apa, untuk melayani masyarakat. Kalau saya tegas, apa kalau dituntut ya hadapi. Kita berbuat benar saja dituntut, apalagi berbuat salah," tutupnya.
Dia menambahkan negara milik seluruh bangsa, bukan milik satu golongan. Dia berharap pemerintah tetap bisa bertindak dengan tegas. (nth/erd)











































