Korban KA Argo Muria Berasal dari Blora dan Indramayu
Selasa, 19 Apr 2005 12:16 WIB
Jakarta - Enam orang tewas akibat diseruduk KA Argo Muria di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Sebagian dari mereka berasal dari Blora, Jawa Tengah dan Indramayu, Jawa Barat. Mereka bekerja dan mangkal di warung remang-remang di pinggir rel di daerah itu. Sesaat setelah kejadian mengenaskan itu, enam korban tewas dievakuasi ke RS Cipto Mangun Kusumo (RSCM). Dan sampai pukul 11.50 WIB, Selasa (19/4/2004), tiga dari enam mayat korban sudah dibawa pulang ke daerah asal mereka. Ketiga mayat korban yang sudah dibawa pulang itu adalah Sarti (30), Rohata (40), dan Yayah Soliyoh (30). Sarti yang beralamatkan di Jakarta di RT 21/11 Kelurahan Tanjung Priok dibawa ke daerah asalnya di Desa Soko, Kecamatan Cepan, Blora, Jawa Tengah. Sedangkan Rohata yang di Jakarta beralamatkan di RT 21/11 Kelurahan Tanjung Priok telah dibawa ke daerah asalnya di Desa Manil, Kecamatan Cikudung, Indramayu. Dan Yayah Soliyoh telah dibawa pulang keluarganya ke Desa Amis, RT 04/04, Indramayu untuk dimakamkan. Tiga mayat korban lainnya, kini masih berada di kamar mayat RSCM. Satu mayat korban diketahui bernama Heny (40). Sedangkan dua mayat lainnya, yang berjenis kelamin perempuan, belum diketahui identitasnya. Kondisi Mayat Remuk Dari pemantauan detikcom, kondisi mayat yang tewas itu sangat mengenaskan. Remuk-remuk. Bahkan, ada mayat korban yang anggotanya terpisah satu sama lain. Sementara itu, sembilan orang korban luka akibat kejadiaan naas ini masih dirawat di UGD RSCM. Mereka mengalami luka parah. Bahkan, seorang korban luka bernama Amsyah masih koma sampai saat ini.
(asy/)











































