"Kami masih butuh untuk mendalami siapa dia (Mahbub) ini. Sementara dia terkait Poso tapi ini pun masih kami dalami," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (16/3/2017).
Polisi masih memiliki 3x24 jam untuk mendalami peran dan jaringan Mahbub sejak diamankan pada Senin 13 Meret 2017. Dia ditangkap di sebuah rumah di Jalan Asparaga RT 02 RT 15 atau asrama Putra Umar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martinus menjelaskan ada satu jaringan teroris besar di Indonesia yang mengatasi beberapa jaringan lainnya. Di bawah jaringan teroris tersebut, ada sel-sel teroris lainnya. Lalu di bawah sel-sel teroris tersebut, terdapat beberapa sub-sel teroris lagi.
"Bisa saja mereka saling terafiliasi, bisa saja mereka tidak kenal sama sekali dengan sub-sel yang ada," pungkasnya.
Kapolres Kediri, AKBP Sumaryono, menceritakan terduga ditangkap Densus 88 usai mengikuti kursus Bahasa Arab tanpa perlawanan. Setelah ditangkap, terduga langsung dibawa Densus ke Jakarta. "Status tersangka di Kampung Inggris merupakan sebagai peserta kursus Bahasa Arab," jelas Sumaryono (13/3).
Dari lokasi kejadian polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa buku buku bacaan, tas dan baju terduga teroris.
(brt/aan)











































