Momen yang Dikenang JK soal Sosok Hasyim Muzadi

Momen yang Dikenang JK soal Sosok Hasyim Muzadi

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 16 Mar 2017 14:29 WIB
Momen yang Dikenang JK soal Sosok Hasyim Muzadi
Foto: Istimewa
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku kehilangan tempat bertanya setelah wafatnya KH Hasyim Muzadi. JK mengaku memiliki beberapa kenangan dengan mantan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama itu.

"Banyak hal. Salah satu hal yang agak khas waktu itu habis bom bali. Bom bali ini, pariwisata bali menurun luar biasa," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).

Pasca-bom itu, masyarakat enggan berkunjung ke Bali karena faktor keamanan. Indonesia pun harus berusaha keras memperbaiki citra Bali di mata dunia internasional. JK melihat peluang ada saat libur panjang bagi masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waktu itu, ada salah satu libur agama Islam dan JK menginginkan ada perpindahan waktu libur. Maka diundanglah Ketua PBNU Hasyim Muzadi dan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif untuk makan siang.

"Salah satu yang saya ingat bagaimana Bali itu dikembangkan lagi, dengan cara long weekday. Mengubah libur. Ingat waktu kalau Selasa liburnya, hari rayanya liburnya Senin, kalau Rabu, liburnya Jumat," kata JK.

"Saya undang beliau sama Buya makan siang, ternyata dia puasa. Saya tanya, 'Apa yang Bapak kerjakan kalau hari Maulid atau Isra Miraj?' Tidak ada. Kadang pergi tablig. 'Kalau itu bisa nggak kita pindahkan liburnya?' 'Oh susah jawabnya'," kata JK.

Tidak habis akal, JK mengubah bentuk pertanyaannya dengan mengatasnamakan pemerintah untuk mengganti libur agama itu.

"Saya balik. 'Kalau pemerintah memutuskan, Bapak setuju tidak?' Dia (Hasyim Muzadi) bilang, NU tidak keberatan. Jadi dalam waktu dua hari, selesai itu persoalan. Karena beliau mengatakan tidak keberatan kalau pemerintah memindahkan. Karena beliau berdua setuju. Setuju semua. NU tidak keberatan," kenang JK.

Berdasarkan penelusuran detikcom, momen terakhir JK dan Hasyim Muzadi bertatap muka terjadi saat JK menjenguk kawannya itu di RS Lavalette, Malang, pada Januari 2017.

Wapres JK kala itu didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Wali Kota Malang Moch Anton. Mereka menjenguk Hasyim, yang menjalani perawatan di Ruang Saphire VIP A-06.

Selama 15 menit bertemu, JK menyempatkan diri berdoa bersama Hasyim Muzadi. Hasyim duduk di atas ranjang dan JK duduk di sebelahnya. Keduanya berdoa sambil menaikkan kedua tangan.

Hari ini, JK akan melepas jenazah KH Hasyim Muzadi. Jenazah ulama NU ini akan dimakamkan di Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat. (tfq/erd)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads