"Saya ingat persis ketika di Yordania, di Mesir, di forum-forum internasional, beliau figur yang sangat disegani," ujar Nasaruddin di Pesantren Al-Hikam, Jl H Amat, Kukusan, Beji, Depok, Kamis (16/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelebihan selain bahasa Arab dan Inggris, beliau juga kekuatan untuk menyegarkan keadaan, kekuatan humor yang jarang dimiliki oleh ulama Timur Tengah," katanya.
Selain itu, dia mengatakan sosok Kiai Hasyim sangat terkenal di kalangan umat Islam dunia. Hal itu karena jaringan yang luas yang dimiliki Kiai Hasyim.
"Jadi banyak sekali yang kehilangan ini, bukan hanya Indonesia, tapi umat Islam sedunia. Dia bikin organisasi internasional dan beliau menjadi penasihat dari organisasi internasional," tuturnya.
Terakhir, Nasaruddin meminta seluruh masyarakat mendoakan Kiai Hasyim. Menurutnya, bangsa Indonesia kehilangan sosok ulama besar.
"Saya secara pribadi dan sebagai warga NU mengajak seluruh umat Islam bacakan Surat Al-Fatihah," tuturnya. (knv/fjp)










































