Cerita Saat Kiai Hasyim Sakit dan Petikan Kitab Al-Hikam di Dinding

Cerita Saat Kiai Hasyim Sakit dan Petikan Kitab Al-Hikam di Dinding

Hary Lukita Wardani - detikNews
Kamis, 16 Mar 2017 12:44 WIB
Cerita Saat Kiai Hasyim Sakit dan Petikan Kitab Al-Hikam di Dinding
KH Hasyim Muzadi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Sebelum tutup usia pagi tadi, KH Hasyim Muzadi terbaring sakit selama beberapa waktu. Saat kondisinya mulai menurun itu, Kiai Hasyim memiliki permintaan terkait dengan petikan kitab Al-Hikam.

Arif Zamhari, menantu Kiai Hasyim, mengatakan mantan Ketum PBNU tersebut meminta kutipan kitab Al-Hikam dipajang di kamarnya.

"Jadi begini, itu salah satu kutipan dari kitab Hikam yang sering beliau ajarkan kepada santri senior yang akan mengabdi. Dalam kitab itu mengatur segala sesuatu tentang kehidupan," ujar Arif di rumah duka, Kukusan, Beji, Depok, Kamis (16/3/2107).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arif mengatakan isi kutipan tersebut adalah 'Ingatkan Dirimu untuk Mengatur Segala Sesuatu yang Sudah Diatur Tuhan'.


"Bunyi dari kutipan itu ingatkan dirimu untuk mengatur segala sesuatu yang sudah diatur oleh Tuhan. Jadi kita nggak boleh ngatur-ngatur Tuhan. Intinya, saya kira, itu sangat dalam sekali," imbuhnya.

"Pesan beliau dan itu minta ditempel di rumah atau di kamar beliau. Itu dilakukan saat beliau dalam kondisi kurang sehat itu beliau minta salah satu ustaz untuk menuliskan itu dan ditempel. Saya kira itu juga bagian dari wasiat beliau ditempel di rumah di kamar sama di rumah Malang," tambahnya.

Arief mengatakan Kiai Hasyim memang sering menggali kitab Al-Hikam tersebut. Sebab, di dalamnya banyak hal penting yang diatur untuk kehidupan.

"Saya kira itu kitab kehidupan dan semua kiai mengaji kitab itu. Karena kitab itu mengajarkan kehidupan hubungan manusia dengan Allah, makhluk-makhluk dengan makhluk etika. Etika itu semua diatur dalam kitab. Kitab itu juga sangat lama sejak abad 13-an," ujar Arif.

Merujuk pada laman di situs resmi NU, Al-Hikam merupakan salah satu kitab tasawuf yang ditulis oleh seorang ulama besar dan guru sufi bernama Syaikh Ahmad ibn Muhammad ibn Atha'illah as-Sakandari. Kitab ini biasa diajarkan di pesantren-pesantren NU.

Kitab Al-Hikam berisi aforisme-aforisme Ibnu Atha'illah yang mengajarkan banyak nasihat kepada pembaca agar setiap waktu selalu dekat dengan Sang Pencipta, Allah SWT. (fjp/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads