Ketum PBB Kenang KH Hasyim Muzadi sebagai Ulama yang Moderat

Ketum PBB Kenang KH Hasyim Muzadi sebagai Ulama yang Moderat

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 16 Mar 2017 11:34 WIB
Ketum PBB Kenang KH Hasyim Muzadi sebagai Ulama yang Moderat
Hasyim Muzadi dan Yusril Ihza Mahendra (Dok. Yusril Ihza Mahendra)
Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) sangat berduka atas meninggalnya sosok ulama berpengaruh di Indonesia, KH Hasyim Muzadi. Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra sedikit bercerita soal sosok guru bangsa itu selama masa hidupnya.

"Seluruh keluarga besar Partai Bulan Bintang berduka atas wafatnya ulama terkemuka, KH Hasyim Muzadi, di Malang, Jawa Timur, pagi ini. Almarhum dikenal luas, bukan saja di Tanah Air, tetapi juga di dunia Islam sebagai pemimpin dan ulama yang moderat dan berpengaruh," tutur Yusril dalam keterangannya, Kamis (16/3/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama masa hidup almarhum, Yusril mengenal KH Hasyim Muzadi sebagai sosok yang selalu menunjukkan sikap sabar dan terbuka untuk masalah apa pun. Sosok KH Hasyim sendiri disebutnya sebagai pemimpin yang sangat diterima oleh semua kalangan umat Islam.

"Sepanjang saya mengenal beliau, saya terkesan dengan almarhum yang selalu menunjukkan sikap tawadu, sabar, dan terbuka. Pemahaman beliau terhadap Islam dan problema umat Islam begitu mendalam. Kita benar-benar kehilangan seorang pemimpin yang dapat diterima oleh semua kalangan umat Islam," ucapnya.

Yusril melanjutkan ceritanya soal sosok ulama NU tersebut. Saat datang ke Malang, Yusril pasti membahas tantangan umat Islam bersama KH Hasyim Muzadi. Yusril mengaku banyak belajar dari sosok yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu.

"Sikap terbuka dan cerdas dari almarhum banyak menginspirasi saya dalam merumuskan masalah-masalah umat dan bangsa kita seluruhnya," kata Yusril sembari menunjukkan foto keduanya saat melakukan pertemuan. (gbr/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini