Hal tersebut disampaikan oleh kerabat dekat Hasyim, Achmad Sodiq.
"Saya terakhir bersama beliau jalan untuk mencari tanah di Kota Bogor. Itu buat pengembangan pesantren. Belum selesai keinginannya itu," ujar Sodiq kepada detikcom di Pesantren Al-Hikam, Kukusan, Beji, Depok, Kamis (16/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesannya dicarikan uang, dikembangkan agar lebih luas lagi. Tanah itu di Iwul, Kabupaten Bogor, ada lima hektare, Al-Hikam Bogor," ujarnya.
Sodiq juga menuturkan Kiai Hasyim merupakan sosok yang menghargai dan menghormati orang lain. Sodiq telah ikut sejak bersekolah bersama Kiai Hasyim.
"Sangat menghargai dan menghormati orang lain. Kalau orang bilang mah memanusiakan manusia," ujar Sodiq.
Dia juga sempat menengok Hasyim ke Kota Malang saat sakit. Sodiq mengaku tidak banyak bicara karena Kiai Hasyim dalam keadaan lemah.
"Sempat saya menengok dia, tapi nggak ada pembicaraan khusus dan lama. Kondisi beliau lemah," ungkapnya.
Menurutnya, hingga Kiai Hasyim mengembuskan napas terakhir, belum ada pesan lain yang disampaikan. Hanya pesan untuk dimakamkan di Pondok Pesantren Al-Hikam di Beji, Depok.
"Sementara, hanya ingin mengembangkan pesantren mahasiswa. Lalu minta dimakamkan ke sini," imbuhnya. (lkw/fjp)











































