"Sekarang 91 kursi dan kami targetkan sesuai dengan rapat yang ada itu akan mencapai 130-an. Berarti kalau 130-an, kami butuh 39. Ya, itu target kami," ujar Sekjen Golkar Idrus Marham di sela rapat di DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (15/3/2017).
Untuk mencapai target tersebut, tentunya dibutuhkan elektabilitas partai yang tinggi. Idrus mengatakan elektabilitas partai tidak terpengaruh oleh kasus e-KTP yang menjerat nama Ketua Umum Golkar Setya Novanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Faktanya, hari ini selama 10 bulan dipimpin oleh Setya Novanto, saya kira semua juga mengakui ada peningkatan yang sangat signifikan ditandai dengan kemenangan pilkada yang terbesar di antara partai-partai yang ada, mencapai 58 sampai 59 persen," imbuhnya.
Idrus yakin target tersebut terpenuhi. Dia mencontohkan saat Golkar meraih suara terbanyak di Pileg 2004.
"Kita kan punya keyakinan ya kalau seperti itu tanpa menyebut apa. Sekadar contoh tahun 2004 misalkan Golkar menang," pungkas Idrus. (lkw/dkp)











































