"Prinsip dasar kita memberikan peluang yang besar terutama kepada kader-kader Partai Golkar," tegas Sekjen Golkar Idrus Marham kepada wartawan di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (15/3/2017).
Peluang itu, menurut Idrus, terbuka lebar bagi Ketua DPD. Sebab, posisi tersebut merupakan kunci untuk berkomunikasi dengan rakyat. Namun hasil survei juga menjadi patokan untuk memastikan bakal calon yang diusung
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi, sambung Idrus, sudah aktif menyapa kader, konstituen, dan masyarakat di wilayah Jabar. Menurutnya, Dedi juga sudah menyatakan diri siap maju dalam Pilgub Jabar.
"Tentu kita menghargai langkah-langkah itu meskipun sekali lagi pada gilirannya nanti kita akan mengecek melalui survei yang ada. Tentu kita ingin bagaimana calon itu sesuai dengan aspirasi rakyat, keinginan rakyat. Karena itu, peluang Dedi lebih besar karena sekarang Dedi adalah ketua untuk melakukan komunikasi dengan rakyat," ujar Idrus.
Yang pasti, Golkar tak mau buru-buru menetapkan bakal cagubnya. Golkar ingin memastikan calon yang diusung bisa memenangi pertarungan di Pilgub 2018.
"Ini semua ada tahapan, jangan kita grasa-grusu (terburu-buru). Ada tahapan, ada langkah, ada strategi-strategi yang kita lakukan sehingga sampai pada sebuah kesimpulan dengan keyakinan didukung oleh fakta-fakta yang jelas dengan logika berpikir yang rasional kita menetapkan keputusan itu," sambung Idrus. (fdn/tor)











































