Dugaan Korupsi Ratu Atut, Listrik Ruang Sidang Sempat Mati

Dugaan Korupsi Ratu Atut, Listrik Ruang Sidang Sempat Mati

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 15 Mar 2017 21:31 WIB
Dugaan Korupsi Ratu Atut, Listrik Ruang Sidang Sempat Mati
Ratu Atut Chosiyah (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit rujukan Provinsi Banten sempat terkendala selama beberapa menit. Terhitung sedikitnya tiga kali listrik mati dan menyebabkan lampu padam serta alat elektronik pendukung sidang tak berfungsi.

Sidang dengan terdakwa eks Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tersebut digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2017) sejak pukul 10.45 hingga 20.40 WIB.

Jaksa penuntut umum pada KPK menghadirkan lima orang saksi yang merupakan anak buah Atut pada sidang kali ini. Atut mengenakan busana muslim cokelat dengan hijab krem motif bunga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom di ruang sidang, insiden terputusnya aliran listrik terjadi selepas petang hari. Petugas pengadilan pun diperintahkan majelis hakim untuk segera melakukan pengecekan dan menghidupkan listrik.

"Mati listriknya, turun. Genset yang hidup pas listrik mati. Soalnya, saya ke belakang (gedung pengadilan) ada suara genset. Biasanya ya tidak pernah (listrik mati, red)," ujar pegawai pengadilan yang enggan disebutkan namanya.

Dalam perkara ini, Ratu Atut didakwa melakukan manipulasi proyek pengadaan alat kesehatan, bersama adiknya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Badan Pemeriksa Keuangan mengumumkan total kerugian negara atas tindakan Atut dan Wawan sebesar Rp 78 miliar. (aud/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads