"Ada elemen-elemen di PPP yang mendukung Anies-Sandi. Tapi ada juga yang mengusulkan mendukung Ahok-Djarot, ada," ujar Arsul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).
Meski begitu, PPP belum memutuskan sikap terkait dukung-mendukung kandidat pasangan calon di Pilgub Jakarta putaran kedua. PPP mengingatkan kadernya agar tak terbelah sehingga menjadi berdarah-darah hanya karena berbeda pilihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPP sendiri menampik anggapan bahwa ada arahan kepada para kader untuk membebaskan pilihan. PPP punya empat kemungkinan dalam menentukan pilihan calon pemimpin Ibu Kota.
"Bukan dibebaskan, tapi partai menentukan sikap, menentukan sikap itu ada empat ya. Pertama bisa ke Ahok-Djarot, kedua bisa ke Anies-Sandi. Ketiga ya partai menyerahkan ke masing-masing kader. Bisa juga partai diam. Kita diam saja ya, pusing," pungkasnya. (gbr/imk)











































