"Acara diskusi dan curhat warga, nanti kita dengarkan dulu setelah itu baru dijawab dengan program kami, kami akan ngehost di bawah, bersama dengan dewan pakar," kata relawan Anies-Sandi, Nada Aliciah Hasan di Jalan Cicurug No.6, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/17).
Dia menjelaskan program Si Nada ini akan diampu oleh 150 relawan. Satu orang relawan dan pakar mendapat tugas di 20 titik sosialisasi di seluruh wilayah DKI Jakarta selama masa kampanye.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nada menjelaskan isu yang diangkat saat disesuaikan pada setiap daerah. Nada mengatakan dari wilayah yang ada di Jakarta itu akan dibagi menjadi tiga zona yaitu zona hijau, zona kuning, dan zona merah disesuaikan dengan kantong suara Anies-Sandi.
"Kalau zona hijau kami akan ada program main bersama yang intinya merawat suara yang ada. Kalau zona kuning dan merah nanti akan digempur dengan sosialisasi 23 program Anies-Sandi," tuturnya.
Nada menyebut program tersebut mendapat dukungan Adnan Pandu Praja, Indra Piliang, dan ahli tentang perumahan Marco Kusumawijaya. Nada memastikan tokoh-tokoh itu akan berinteraksi langsung dengan warga.
"Dewan Pakar juga nanti akan turut ambil bagian turun langsung dalam program ini," ujar Nada.
Nada menyebut program kerja Anies-Sandi masuk akal. Dia kemudian mencontohkan program OK OCE, KJP dan Rumah dengan DP 0 Persen milik Anies-Sandi bisa mengubah rakyat kecil.
"Gagasan yang kita butuhkan dan gagasan ini yang bisa mengubah rakyat kecil, KJP, DP 0, KJS plus, OK OCE, OK O Trip, jadi menurut saya gagasan Anies-Sandi sangat masuk akal," ungkapnya. (ams/imk)











































