Sandiaga: Ada yang Menyebar Hoax KJP akan Dihentikan

Pilgub DKI Putaran Kedua

Sandiaga: Ada yang Menyebar Hoax KJP akan Dihentikan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 15 Mar 2017 15:32 WIB
Sandiaga: Ada yang Menyebar Hoax KJP akan Dihentikan
Sandiaga saat berkampanye. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyebut ada oknum dan pihak yang secara struktur dan masif menyebarkan berita palsu (hoax) soal keberlanjutan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Isu miring tersebut disebar dengan berita KJP akan dihentikan jika Gubernur DKI berganti.

"Ada (yang menyebarkan), jadi berdasarkan informasi yang kita terima, ada usaha upaya untuk memberikan informasi yang salah, hoax kepada warga masyarakat," ujar Sandiaga di Jalan Batu Tumbuh RT 04 RW 06 No 6, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/3/2017).

Informasi palsu tersebut diberikan kepada warga yang khusus menerima KJP. "Bahwa kalau gubernurnya ganti, KJP-nya berhenti," sebut Sandiaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandiaga kemudian berusaha meluruskan berita tersebut setiap kali mengunjungi warga. Pihaknya juga terus mendapat laporan itu dari berbagai kalangan masyarakat.

"Jadi ini kami tegaskan kepada masyarakat jangan percaya hoax, jangan percaya kalau dihasut. Kita hadirkan KJP sebagai kebijakan yang berkelanjutan," jelas Sandiaga.

"Jadi kita justru bukan hanya melanjutkan, malah menambah fasilitas dan manfaat KJP. Nah ini akan kita hadirkan dan warga masyarakat mulai mendapat klarifikasinya," sambung Sandiaga.

Sandiaga dan timnya melihat usaha ini dilakukan dengan terstruktur dan senyap. Hal ini bertujuan agar warga menjadi takut jika gubernur di Ibu Kota berganti.

"Berita ini dan ini sudah didapatkan begitu banyak informasi dari warga masyarakat, khususnya di Jakarta Barat dan di Jakarta Utara. Sebagian juga di Jakarta Timur. Jadi kami harus hadir memberikan klarifikasi bahwa KJP akan terus tetap ada," pungkasnya. (nvl/imk)


Berita Terkait