"Saya minta tolong didata ya data musala yang tempat wudhunya masih jelek dan jadi besok atau lusa bisa dibantu, kita bantu material saja," kata Djarot kepada warga Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).
"Tapi masjid atau musala yang menebarkan Islam penuh dengan rahmat, menyebarkan kedamaian yang sesuai kultur Indoensia," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita usahakan untuk kita bantu jangan dikaitkan dengan Pilkada, nggak usah. Ini demi rumah ibadah harus suci, enak toh. Jaga kedamaian situasi di lingkungan kita," ujarnya.
Lalu Djarot langsung meninjau Masjid Al Barokah yang tak jauh dari pemukiman warga. Dia menanyakan total biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi masjid tersebut. Terkait masalah biaya, Djarot mengatakan akan menggunakan dana bantuan dari relawan dikarenakan tidak bisa menggunakan APBD di masa cuti kampanye ini.
"Ya dananya bisa minta bantuan tapi paling banyak dari teman-teman relawan, banyak teman-teman relawan yang mau bantu bukan dari APBD, kalau uangku dari mana kan," lanjutnya.
Saat ini Djarot menyebut banyak relawan yang mau membantu perbaikan masjid dan musala bahkan bersedia menyumbang untuk membangun rumah yang masih kumuh. Namun setelah aktif kembali, Djarot memastikan akan memprioritaskan pembangunan di pemukiman kumuh.
"Kalau memang itu dibutuhkan segera itu bisa kita bantu, kita cari relawan, kalau nanti kami aktif kembali akan segera kita bangun," tutupnya. (nth/imk)











































