"Kita perkirakan bahwa akan ada peningkatan volume penumpang pada Lebaran 25-26 Juni tahun ini. Selain itu, tentunya untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang, kami juga menyiapkan moda angkutan yang tinggi dengan menambah jumlah seat sebesar 2,1 persen dibanding tahun lalu," kata Edi dalam press conference yang berlangsung di hall tengah Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2017).
Edi menyebut KAI menyiapkan 331 perjalanan kereta api reguler yang terdiri dari kereta api jarak jauh, sedang, dan lokal. Sebanyak 331 perjalanan itu meliputi 200.154 kursi per hari dan 38 perjalanan kereta api tambahan dengan jumlah 21.800 kursi per hari. Dengan demikian, jumlah total kursi yang tersedia selama masa angkutan Lebaran 2017 adalah 222.014 kursi per hari.
"Jadi ada peningkatan jumlah seat dibanding Lebaran tahun lalu, yaitu sebesar 2,1 persen. Kalau tahun lalu kan jumlah seat-nya ada 217.364, jadi tahun ini ada peningkatan. Kita harapkan dengan adanya peningkatan itu bisa lebih memudahkan masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Edi menambahkan, guna mendorong pengoptimalan moda transportasi yang memadai untuk masyarakat, PT KAI juga telah menyiapkan kereta api tambahan. Kereta api tambahan itu rencananya akan mulai dijual pada H-60 atau 17 April mendatang.
"Kita juga menyiapkan 19 kereta api tambahan. Dari 19 kereta api tambahan itu, total seat yang kita sediakan sebanyak 21.860. Jadi kita harapkan penambahan kereta api ini juga bisa membantu penumpang untuk ketersediaan seat yang mereka butuhkan," tuturnya.
Adapun 19 kereta api tambahan itu untuk rute Gambir-Solo, Gambir-Yogyakarta dan sebaliknya, Semarang Tawang-Gambir, Gambir-Malang, Gambir-Surabaya Pasar Turi, Gambir-Cilacap, Bandung-Solo, Yogyakarta-Surabaya Gubeng, Pasar Senen-Semarang Poncol, Kiaracondong-Surabaya Gubeng, Pasar Senen-Kutoarjo, Kiaracondong-Kutoarjo, Pasar Senen-Malang, Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi, dan Pasar Senen-Blitar. (hld/dnu)











































