KPK Harap Eks Pejabat Bakamla Terbuka Ungkap Aktor Lain

Kasus Suap Proyek Satelit Bakamla

KPK Harap Eks Pejabat Bakamla Terbuka Ungkap Aktor Lain

Dewi Irmasari - detikNews
Selasa, 14 Mar 2017 23:44 WIB
KPK Harap Eks Pejabat Bakamla Terbuka Ungkap Aktor Lain
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - KPK berharap Eko Susilo Hadi mengungkap seterang-terangnya peran aktor lain dalam kasus suap pengurusan proyek di Badan Keamanan Laut (Bakamla). Eko, yang telah berstatus sebagai tersangka, memang sedang mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

"Kami masih terus memperdalam, apalagi ada pengajuan diri sebagai JC dari salah satu tersangka yang kita proses saat ini. Kita berharap dalam waktu dekat ada informasi baru yang memang disampaikan. Karena tentu saja, sebagai JC, yang bersangkutan harus membuka peran yang lain sepanjang itu memang perannya demikian," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

Eko dijerat KPK ketika menjabat Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla dan kuasa pengguna anggaran terkait pengadaan proyek monitoring satellite di Bakamla. Pengacara Eko, Soesilo Aribowo, menyebut pengajuan JC segera dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pastilah, insyaallah Pak Eko akan mengajukan diri sebagai JC. Sepanjang yang dia tahu, sepanjang yang dia alami, dan dia lihat, dia akan mengatakan apa adanya," ucap Soesilo sebelumnya.

Dalam kasus itu, beberapa nama memang telah disebutkan dalam surat dakwaan para pemberi suap, yaitu Fahmi Darmawansyah dan dua anak buahnya, Hardy Stefanus dan Muhammad Adami Okta. Salah satunya yaitu peran Kepala Bakamla Laksdya Arie Soedewo, yang disebut meminta jatah 7,5 persen dari nilai pengadaan. (dhn/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads